Terbuka setelah menyelesaikan Misi Trailblaze "Utopia Setelah Badai"
Kamu adalah pahlawan dari tempat yang jauh, idola yang dikejar banyak orang.
Ada yang ingin menyanjungmu, ada juga yang dengan sinis menanti kejatuhanmu.
Memasuki dunia ini, berarti kamu telah menjadi pusat perhatian.
Kamu didorong memasuki sebuah permainan.
Di era kepopuleran, berbagai pertunjukan hebat dipentaskan secara bergantian, hanya untuk menarik semakin banyak perhatian.
Pada akhirnya, pahlawan dan badut dianggap setara, tragedi dan komedi tidak ada bedanya.
Harapan yang ricuh akan menenggelamkanmu, haruskah kamu tertawa, menangis, melarikan diri, atau menghadapinya?
Dadu takdir telah berada di genggamanmu, mengenakan topeng, ataupun melepaskannya, semua itu selalu adalah pilihanmu.
Tertawa sejatinya adalah hak semua makhluk, begitu pula dengan merasakan penderitaan.
Kamu mengangkat glow stick di tanganmu, layaknya mengangkat obor.
Untuk berdiri di pusat alam semesta, kamu harus memiliki kemampuan untuk memimpin badai.
Walaupun menerima kebencian, kamu tetap mampu menciptakan lebih banyak harapan baik.
Walaupun tanpa pujian, kamu tetap bisa menerangi dirimu sendiri di dalam kegelapan.
Hanya mengikuti hati nurani tanpa peduli dengan hasil akhirnya, kamu menunjukkan wujud pahlawan sejati kepada semua orang.
Dunia tidak mengecewakanmu, kamu melihat tawa dan air mata di balik topeng, memancarkan secercah cahaya kemanusiaan yang masih tersisa ....
Layaknya perintisan yang bermandikan cahaya bintang, mulai berlayar kembali dari daratan ini.