Sesaat, arus air bergelora. Tubuh itu perlahan tenggelam ke kedalaman jurang biru.
Sesaat, di pulau terpencil, suara-suara masa lalu bergema dari balik kabut, lalu melayang menjauh.
Sesaat, di hamparan bunga merah menyala di seberang, patahan pedang terbakar dalam kobaran api, ditempa ulang, hingga akhirnya menyatu kembali.

"Karena waktunya belum tiba, maka akan kutempa diriku kembali."
Dengan keputusasaan sebagai tungku dan tubuh sebagai pemantik, ia tak lagi ingat sudah berapa kali menanggung penderitaan seperti ini.

"Aku akan menjadikan kematian sebagai palu, dan ... menebas takdir!"
Pada saat kelahiran kembali, kobaran api menyebar ke segala arah dan menjulang ke langit, membakar hingga ke ujung seberang.
Saat itu, seluruh utang karma pun terputus. Tubuh baru yang telah ditempa berkali-kali itu akhirnya terbentuk.

Reforged in Hellfire

NihilityNihility
Lv.1/20
HP
62
ATK
19
DEF
21
0
0
0
0
0
0
0
Add to Planner
Tempering
Meningkatkan 30% Max HP pengguna. Saat giliran pengguna dimulai, memulihkan 20 Energy secara tetap, efek ini dapat dipicu 1 kali di setiap gelombang. Setelah pengguna melancarkan Skill, akan membuat target memasuki status "Purgatory" selama 2 giliran. CRIT DMG yang diterima target berstatus "Purgatory" meningkat 30%, dan CRIT DMG yang diterima dari pengguna meningkat ekstra 30%.
Sesaat, arus air bergelora. Tubuh itu perlahan tenggelam ke kedalaman jurang biru.
Sesaat, di pulau terpencil, suara-suara masa lalu bergema dari balik kabut, lalu melayang menjauh.
Sesaat, di hamparan bunga merah menyala di seberang, patahan pedang terbakar dalam kobaran api, ditempa ulang, hingga akhirnya menyatu kembali.

"Karena waktunya belum tiba, maka akan kutempa diriku kembali."
Dengan keputusasaan sebagai tungku dan tubuh sebagai pemantik, ia tak lagi ingat sudah berapa kali menanggung penderitaan seperti ini.

"Aku akan menjadikan kematian sebagai palu, dan ... menebas takdir!"
Pada saat kelahiran kembali, kobaran api menyebar ke segala arah dan menjulang ke langit, membakar hingga ke ujung seberang.
Saat itu, seluruh utang karma pun terputus. Tubuh baru yang telah ditempa berkali-kali itu akhirnya terbentuk.